Dari Ide Menjadi Karya Nyata
Di tengah perubahan dunia yang begitu cepat, pendidikan tidak lagi cukup hanya berfokus pada teori. Sekolah Creativepreneur Muda (SCM) hadir dengan pendekatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan, khususnya bagi siswa jenjang SMA.
Di SCM, proses belajar dilakukan melalui proyek nyata, bukan sekadar simulasi di dalam kelas. Siswa terlibat langsung dalam perencanaan, proses, hingga penyelesaian sebuah karya. Dari sini, anak tidak hanya memahami konsep, tetapi juga belajar bagaimana sebuah ide diwujudkan menjadi sesuatu yang bernilai.
Melalui pendekatan ini, siswa belajar berkarya sekaligus memahami dunia usaha. Mereka dikenalkan pada cara berpikir kreatif, manajemen sederhana, hingga proses produksi dan publikasi. Hal ini menjadi bekal penting agar anak tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia nyata.
Kurikulum yang diterapkan di Sekolah Creativepreneur Muda disusun agar selaras dengan perkembangan industri kreatif dan UMKM. Materi pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan zaman, sehingga apa yang dipelajari di sekolah memiliki keterkaitan langsung dengan dunia kerja dan peluang usaha di masa depan.
Dari Ide Menjadi Karya
Masa depan anak membutuhkan bekal yang nyata dan bermakna. Di SCM SMA, siswa belajar memahami konsep, mengerjakan proyek, dan mengubah ide menjadi karya yang dapat dipertanggungjawabkan. Proses ini membentuk kepercayaan diri, kemandirian, serta keberanian untuk melangkah.
Sekolah Creativepreneur Muda tidak hanya menyiapkan siswa untuk lulus, tetapi juga menyiapkan mereka untuk melangkah lebih jauh—dengan karya, karakter, dan arah hidup yang jelas.



